menulis,  misteri,  ramalan,  Relationship

Premonition or Deja Vu?

Manusia memiliki indera paling lengkap diantara semua makhluk yang Tuhan ciptakan. Tapi, diantara manusia-manusia itu ada yang memiliki ‘bakat’ lebih, yang tidak dimiliki manusia-manusia lainnya. Dan, bakat itu bisa bermacam-macam bentuknya. Salah satunya adalah penglihatan masa depan atau yang biasa disebut dengan premonition, yang terkadang memiliki pengertian rancu di masyarakat. Pengertian pastinya pun aku juga susah menemukannya. Aku hanya bisa menemukan artinya : pertanda.
 
Mungkin sudah banyak yang menulis tentang premonition ini. Tapi pastinya, premonition yang dialami mereka dan yang aku alami berbeda. Kenapa bisa berbeda? Pada dasarnya, sebenarnya, tiap-tiap manusia pasti pernah sekali waktu mengalaminya. Premonition mirip dengan mimpi. Jadi, mereka-mereka yang tidak menyadarinya akan menyangka bahwa apa yang baru saja dialaminya itu adalah bagian dari mimpi.
 
Premonition biasanya berkaitan dengan alam bawah sadar. Jika kalian pernah menonton film “Final Destination”, kalian pasti akan menyadarinya bahwa premonition ini memiliki perbedaan tipis dengan mimpi ataupun Deja Vu, yang sering kudengar dari mulut ke mulut. Mungkin adegan yang terjadi dalam film itu hanya rekaan atau ‘hanya’ sebuah film belaka, tapi dalam kehidupan nyata premonition itu ada dan tanpa kita sadari, kita pun mengalaminya.
 
Manusia memang bukan makhluk sempurna. Sehingga, Tuhan memberikan penglihatan masa depan dalam beberapa detik hidup di depanmu dan kau tidak menyadarinya, karena kau pikir itu hanya mimpi. Namun, ketika apa yang kau impikan itu benar-benar terjadi dalam dunia nyata, apa yang bisa kau perbuat? Menyesalinya? Pasti tidak, kan? Karena semuanya pasti akan berlalu dengan sangat cepat dan manusia tidak akan memiliki cukup banyak waktu hanya untuk mengingat setiap mimpi-mimpi mereka. Tapi pasti, semua premonition itu akan terekam secara otomatis di otak bawah sadar kalian. Ketika sesuatu terjadi, maka ingatan bawah sadar itu akan menyeruak keluar dan kau akan mengingatnya dengan jelas, “Rasanya aku pernah ngalamin ini. Tapi dimana yaa?” Pernah kan berucap seperti itu? Dan, itu pun berbeda tipis dengan Deja Vu.
 
Tapi, apapun namanya itu, jangan pernah sekali pun mengabaikan mimpi yang pernah kau alami. Selalu ingat apapun mimpimu. Karena dari 1 dibanding jutaan mimpimu, salah satunya adalah premonition atau Deja Vu. Dan, ketika salah satunya kau alami di dunia nyata, kau akan tahu ‘kelanjutan’-nya.

8 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Please, do not copy!!